Mengambil Kepala Anna

2179 Kata

'Sebaiknya kita tidak bersahabat lagi ya Mm.' Aku berkali-kali mengulang kalimat itu. Bagaimana cara aku menyampaikannya ke si M. Mungkin dengan selesainya cerita ini selesai juga pertemanan kami. Aku hanya tidak bisa meneruskannya saja, aku tidak bisa berpura-pura lagi jika kehadirannya tidak mempengaruhi hubunganku dengan keluargaku terutama dengan anak terakhirku Fath. Kami sering bertengkar dengan ketakutan Fath yang tidak bisa dia lawan saat si M ada dirumah. Aku sudah meyakinkan Fath jika si M tidak akan pernah mengganggunya, saudarinya atau ayahnya. "Kalian hanya akan di tampakkan olehnya itu pun cuma sekelebat saja." ceritaku pada mereka. Tapi Fath masih saja takut. Aku bahkan memarahinya habis-habisan agar dia jangan takut, agar dia berani sebagai anak cowok. Namun berujung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN