"Tokk ... Tokk ... Tokk!! Assalamualaikum ... Mas ... Mass Tarjo ...! Assalamualaikum ..." teriak Darmi meski dia tahu Mas Tarjo tak di rumah dia sengaja berteriak kencang bermaksud istri Tarjo yang keluar, beberapa kali dia mengetuk pintu bahkan meneriaki nama Tarjo tapi yang diharapkannya tak kunjung keluar padahal Darmi sempat mendengar suara berisik dari dalam rumah. "Apa rumah ini kosong?" Darmi terdiam sesaat. "Apa iya, kosong, sudah di teriaki dan diketuk berkali-kali tak ada yang keluar. Jelas- jelas tadi aku dengar suara dari dalam. Apa Mas Tarjo melarang istrinya keluar atau dia berbohong soal pernikahannya?" Darmi semakin penasaran saja. Bukannya pergi, Darmi malah menunggu di depan teras rumah Tarjo, Dia harus bertemu dengan istri Tarjo dan tak mau tersiksa dengan rasa pe

