Ini bukan pertama kalinya aku menolak membantu setiap teman yang menginginkan aku menelusuri masalah yang mereka ceritakan padaku. Aku tidak bisa membantu orang lain jika harus mengorbankan keluarga ku sendiri. Mereka tahu kelemahan ku. Jika mereka gagal menyakitiku maka mereka menyakiti orang-orang terdekatku dan aku selalu menghindari itu dan menolak adalah salah satunya, menolak keinginan Mbak Dira agar membantu mengungkap kasus yang sedang suami dan dirinya tangani.
Jika saja mereka hanya menyakiti, aku pasti mau membantu, tapi aku tahu batas kemampuan dan resikonya. Dengan kelemahan ku, aku tak bisa berbuat banyak.
ini bukan hanya sekedar memegang benda si korban tapi akan ada yang dilalui jika sudah berada di depan pintu dan masuk ke dalamnya.
Terdengar jahat dan egois memang tapi aku harus melakukannya selain karena aku tak memiliki ilmu yang lebih untuk menghadapi mereka. Mereka para gentayangan yang di kuasai oleh iblis itu berbeda dengan para gentayangan yang tersesat atau sekedar lewat jadi mereka pasti memiliki lebih banyak kekuatan untuk di hadapi karena di balik mereka ada manusia-manusia yang juga berhati sama seperti mereka.
Mereka punya tuan, dan punya tugas dan sebagian para gentayangan yang baik itu di tangkap dan di jadikan b***k dan mirisnya tuan mereka itu adalah manusia yang membantu orang-orang yang ingin semuanya di dapatkan dengan jalan instan, yang cepat, yang mudah dan yang penting segala hajat atau keinginan mereka cepat terwujud.
Tapi ada yang aneh dari kisah ini. Kisah seorang teman yang kebetulan dia seorang indigo, namanya mas Ari, kami tak sengaja berteman di satu grup yang sama 'Alam gaib'.
Karena waktu itu aku masih baru jadi hanya menyimak dan memperhatikan setiap yang senior bicarakan, hingga aku tertarik dengan satu foto yang di share oleh mas Ari yaitu foto Close up dirinya. Penglihatan ku bekerja dengan sendirinya tanpa aku inginkan hingga aku melihat satu sosok yang cukup berbeda dari yang biasa dari foto-foto yang pernah aku lihat. Jenis ini berbeda dan langka untuk bisa ada di dekat manusia.
Akhirnya aku beranikan diri untuk komen, namun tidak terang-terangan menceritakan. Aku hanya menuliskan.
"Wah sosoknya berbeda ya."
Dari komentar itu akhirnya mas Ari terpancing dan menanyakan maksud dari komen ku tadi secara pribadi.
"Berbeda gimana Mbak? Aku biasa aja kok, sama kayak yang lain."
Sebagian dari yang aku temui baik dia seorang indigo atau tidak sebagian dari mereka tidak mengetahui siapa sosok yang berada di balik mereka, ada yang tahu tapi hanya sebatas merasa jika pun tahu mereka pura-pura gak tahu dan sengaja menanyakan untuk meyakinkan diri atau membenarkan perkataan dari satu orang ke orang yang lainnya. Apakah sosok yang di maksud itu sama atau tidak.
Aku tahu mas Ari sedang mengujiku dengan pertanyaan-pertanyaannya tapi aku tak anggap itu hal buruk. Lalu aku katakan semua apa yang aku lihat dari foto yang dia kirim ulang padaku dan aku kirim balik setelah aku lingkari sosok yang nampak di fotonya.
Aku menjelaskan secara yang terlihat dari pandanganku bahwa ada sosok laki-laki berwujud manusia namun bukan sepenuhnya manusia karena yang aku lihat sosok ini bertelinga lancip dari dagu, mata dan juga telinganya lebih mirip ke penampakan seorang iblis, meski terlihat demikian yang ini tidak menyeramkan tapi sebaliknya terlihat tampan dan menarik. Itu hanya penilaian dari apa yang aku lihat, aku tidak tahu persis itu apa, tapi yang pernah aku lihat sosok seperti itu aku sebutnya Iblis.
Seorang Manusia berteman dengan seorang Iblis ini luar biasa jika bisa mengendalikannya.
Setelah melihat semua itu aku menjelaskan padanya dan akhirnya dia membenarkan ucapan ku.
"Tolong Mbak di rahasiakan ya, aku tidak mau orang menganggap aku mengada-ngada dengan apa yang Mbak lihat."
Kemudian dia menceritakan bagaimana dia mengalami perjalanan yang lumayan mengesankan dan menyeramkan di alam yang biasa aku sebut ruangan abu-abu. Menurut dia alam Iblis.
"Mbak Linn benar, sebenarnya aku takut-takut menceritakan ini. Takut dianggap hebat atau sebaliknya dianggap gila dan mustahil tapi aku benar-benar mengalaminya. Aku berteman dengan iblis, tepatnya raja iblis dan mengalami banyak hal dari perjalanan cerita kami yang luar biasa, membasmi para iblis lainnya dan bertemu dengan Puteri iblis yang cantik."
Aku bisa memahami apa yang Mas Ari pikirkan dan rasakan. Karena dulu aku juga merasakannya, takut di anggap gila dan kemudian di bully, kalaupun sekarang rasa itu masih ada, aku sudah tidak memperdulikan nya.
"Tenang saja Mas, cerita saja padaku, aku siap mendengarkan." tulis ku.
Mas Ari melanjutkan ceritanya bagaimana dia bisa terjebak dan bertemu dengan Iblis yang dijadikan sahabatnya itu.
Semua berawal saat dia masih kecil saat bermain petak umpat bersama teman-temannya tak sengaja dia masuk ke alam sebelah. Dia bersembunyi di kolong meja yang ternyata itu adalah pintu gaib yang menuju ke alam yang tidak pernah dia sangka.
Dia mengalami perjalanan yang menjadikan sebuah cerita yang luar biasa, bagaimana dia bersahabat dengan sang iblis hingga nyaris jatuh cinta pada seorang putri cantik.
Mas Ari seorang yang jomblo masih muda dan tinggal hanya bersama dengan ibunya. Meski aku tak mengenalnya dekat, dia sering menceritakan tentang apa yang sedang dia lakukan dan bagaimana dia bekerja dengan keras untuk ibunya.
Menurut ku dengan kemampuan yang dia miliki dia bisa saja mendapatkan uang dengan cara mudah tapi mas Ari tidak inginkan cara itu.
Aku tidak begitu ingat dengan jelas karena waktu berlalu dengan cepat. Aku juga kehilangan kontak dengannya karena aku lupa menyimpan nomornya saat mengganti ponselku.
Mas Ari selalu menceritakan bagaimana seseorang harus berbuat baik dan taat kepada Tuhan, padahal jika dilihat sahabatnya adalah seorang iblis yang memang saat aku lihat itu wujudnya tak seburuk sebutannya.
Apa pun yang jiwa kamu pikirkan maka sosok yang bersamamu mengikuti apa yang sedang kamu rasakan. Jika pikiranmu jahat makanya yang buruk pun akan muncul dan akan semakin buruk begitu juga sebaliknya.
°°°
Hal yang tidak menyenangkan adalah ketika tubuh seperti bukan milik diri padahal jiwa kita jelas ada bersemayam di dalamnya.
Alhasil akan kehilangan kendali meski masih terlihat sadar.
Entah berapa hari ini ada kemarahan dalam hati yang aku tidak tahu penyebabnya apa yang jelas aku merasa capek, lelah, muak dan waktu seperti berhenti hanya tertuju pada ketidaktahuan dan korbannya siapa, jelas orang-orang terdekat. Padahal tidak ada masalah yang mesti aku persoalkan sebenarnya.
Jika sudah seperti ini aku lebih memilih diam. Untungnya semua pekerjaan rumah sudah aku bereskan.
Mengurung diri adalah caraku mengikuti ke tidak beresan yang aku rasakan dan itu bisa berjam-jam.
Ada yang aneh!
Aku tahu ada sosok yang mencoba masuk karena apa yang kurasakan ini tidak kali ini saja aku rasakan dan kalaupun itu si M biasanya tidak setidak senyaman ini, jelas itu bukan dia.
Dan jelas berbeda meski sama-sama tak kasat mata. aku tahu persis biasa sosok ini adalah sosok yang biasanya tidak punya arah, tidak tahu harus bagaimana hingga mampir ke raga siapa saja untuk melampiaskan keinginannya. Sama seperti si M dulu hanya saja si M terang-terangan tidak diam seperti penyusup begini.
Aku mesti hati-hati, mesti waspada, itulah kenapa zikir hati sangat berarti untuk aku.
Banyak yang mengalami apa yang aku rasakan saat ini dan banyak juga yang tidak berhasil itu karena jiwa mereka sudah di kuasai oleh para gentayangan yang nyasar dan beruntung jika para gentayangan itu tidak di kuasai oleh para iblis jika iya maka yang akan terlihat adalah seorang yang marah-marah pada suami, pada istri pada anak, pada teman, sahabat, saudara atau pada siapapun yang tindakannya macam-macam. Ada yang hanya sebatas menyumpahi, mengancam, memukul dan yang terparah hingga membunuh.
Dan ini banyak terjadi bahkan sebagian ada yang tak nampak. Kalaupun ketahuan pelaku akan dikatakan mengalami gangguan jiwa dan itu benar. Tidak hanya jiwa yang terganggu bahkan raga pun demikian.
Hal seperti ini tidak hanya aku saja yang alami, beberapa teman pun demikian. Bahkan sosok itu sengaja mengusik mereka sebelum mempengaruhi korbannya. Mulai dari suara bising yang mengusik pendengaran, bisa berupa gesekkan atau suara benda yang dipukul atau nggak, suara menggaung yang memekakkan.
Dan mereka bisa mengikat dan membawamu masuk ke dunia mereka.
'Iya Mbak rasanya tidak nyaman, kepalaku sampai sakit dan setelah itu aku mendadak terserang flu." Kata salah satu teman yang mengeluh karena merasa ada sesuatu yang tidak benar terjadi padanya.
Kemudian aku mencoba mencari tahu dengan foto yang dia kirimkan dan setelah ku lihat fotonya ternyata memang ada sosok yang berada di sisi kirinya tepatnya di telinga sebelah kiri.
"Jadi benaran ada ya Mbak?!" tanya dia.
"Iya. Jika sosok seperti ini, yaitu berada di samping tepatnya di dekat telinga hanya ingin membuat pelakunya mengikuti apa yang dia bisikkan. Setelah sebelumnya membuat pelaku terpengaruh dengan suara-suara yang dia timbulkan.
Dan biasa ini terjadi jika seseorang yang dia dekati itu ada masalah, galau atau pun bimbang dan tengah berada pada satu kekhawatiran.
" Sosoknya seperti apa mbak?"
"Rata-rata sosok yang sering nampak adalah siluman. Kepala mereka itu seperti binatang yang mirip kepala kambing, kerbau, sapi, pokoknya berbentuk seperti itu dan jelas dari kepala ke bawah adalah manusia."
Si M juga pernah menceritakan padaku bagaimana sosok ini berkeliaran di alam mereka. Dengan wajah binatang tubuh mereka berdiri tegak bak manusia namun lebih tinggi dan besar dari ukuran manusia normal pada umumnya.
Mereka memang lebih suka mendekati manusia yang bermasalah. Menghasut manusia dan yang terberat buat mereka adalah menghasut manusia yang mempunyai kesabaran yang tinggi.
"Saran aku sebaiknya mbak abaikan saja, jika dia berusaha menarik perhatian Mbak, di bawa zikir saja, berdoa mohon perlindungan. Yang jelas ketika Mbak berhasil mengabaikannya maka dia aku lenyap dengan sendirinya. Meski mereka akan kembali lagi karena penasaran"
Melihat sosok ini di beberapa teman yang mengirim fotonya ke aku terlihat serupa dan memang kerja mereka mempengaruhi seseorang dengan cara merusak pikiran seseorang untuk ke hal yang negatif.
Jadi incaran mereka adalah manusia yang sedang memikirkan karena hampir setiap saat manusia itu mempunyai masalah baik yang sedang ngantri atau yang sedang berlangsung dan mereka menanti itu. Menanti untuk mengerjakan tugas yang pernah mereka minta kepada Tuhan. Yaitu menghasut dan menjerumuskan manusia ke jalan yang salah.
Buat orang-orang peka yang sering terjebak di ruangan abu-abu atau apa pun sebutannya untuk alam sebelah adalah jangan jauh-jauh dari Tuhan.
Kenapa? Karena kita tidak akan bisa sembunyi ataupun berlari dari penampakan yang terlihat jika kita sudah masuk di alam itu sudah di kuasai oleh mereka agar kita mau berinteraksi dengan mereka.
Duh! Keasyikan menulis aku sampai lupa dengan si M padahal sedari tadi dia sudah ada bersamaku, mungkin dia sengaja membiarkan aku bercerita sebelum dia menceritakan kembali kepadaku soal kelanjutan kisah si William. Kisah William sama seperti kisah-kisah lainnya yang sudah diceritakan si M yang kupikir kisah-kisah itu sudah usai, namun ternyata ada kelanjutannya. Yah semoga saja yang baca gak eror karena cara si M yang seperti ini. Menyampaikan kisah yang setengah-setengah.