Bab 32 | Serangan Pagi Hari

2491 Kata

Rasa nyaman dan penuh kehangatan itu membuat keduanya bahkan tidak menyadari saat langit telah berubah menjadi terang. Yang ada salah satu dari mereka justru menggeliat lebih merapat dan memeluk lebih erat. Elan lah yang terjaga lebih dulu saat dia mendengar Ayuna menggumam tidak jelas dengan mata yang masih terpejam. Tatapan Elan begitu lekat pada Ayuna yang terlihat masih berusaha mencari kehangatan dari tubuh Elan, terbukti wanita itu semakin merapat padanya. Pria itu tanpa sadar menyeringai samar saat merasakan tubuhnya dipeluk sangat erat, bukan hanya itu saja, Elan juga merasakan tidurnya sangat lelap semalam. Seolah itu tidur berkualitas paling menyenangkan yang sudah lama tidak dia rasakan. Selama beberapa tahun terakhir ini, Elan tidur hanya sebagai bentuk aktivitas ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN