Bab 153 | Deklarasi Perang

2819 Kata

-Confirmed, Pak. Elan Alastair datang sendiri, tanpa istrinya. Begitu juga dengan Rayyan Alastair.- Martin yang baru saja mendapat kabar itu dari anak buahnya langsung menyeringai sinis dan mematikan sambungan teleponnya secara sepihak. “Kenapa, Kak?” Martin langsung menoleh dan menatap Lucyana yang hari ini terlihat begitu bahagia, binar bahagia yang sudah lama tidak Martin lihat. Tangannya terulur untuk menepuk-nepuk puncak kepala Lucyana dan mengabarkan sesuatu yang pasti akan menambah kadar bahagia adiknya itu. “Elan Alastair sudah datang, dan datang sendiri, persis seperti dugaan kita. Artinya rencana kita memang berjalan sesuai rencana, dan bisa dikatakan kemenangan sudah ada di pihak kita, Lucy. Jadi kamu bisa berbahagia setelah ini, okay?” Martin menatap sayang pada adikny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN