Bab 158 | White Room Torture

2009 Kata

Elan menutup berkas laporan itu dengan senyum iblis yang penuh kemenangan. “Benar-benar sempurna,” bibirnya menyeringai kecil dengan hati yang benar-benar dipenuhi kelegaan sepenuhnya. Tangannya terulur untuk menyalakan televisi yang mana langsung menampilkan breaking news yang Elan tunggu-tunggu. Breaking news yang sama di hampir seluruh channel televisi nasional karena berita ini benar-benar menggemparkan seluruh jagad media. Firman yang berdiri di sisi meja kerja atasannya ikut menyaksikan breaking news sore itu dengan tarikan napas yang dalam dan bibir yang diam-diam mendesah ngeri atas bagaimana kegilaan seorang Elan Alastair saat menumbangkan musuhnya. Firman baru saja selesai memberikan laporan terkait kasus Danuarta, dengan hati yang diam-diam mengabsen segala kekejian sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN