“Sora. Dari mana kau tahu?” bisik Ayu perlahan. “Aku tadi yang melihatmu di kamar mandi,” jawab lelaki yang pernah ditolong Ayu itu dengan suara perlahan juga. Mereka berdua tak mau ada yang menguping pembicaraan rahasia itu. “Oh, ya sudah kalau begitu. Bisakah kau jaga rahasia?” pinta Ayu pada Sora. Gadis itu kemudian berlalu, ia hanya ingin bersikap tenang seolah-olah tak mempermasalahkan semuanya, padahal ia kini tengah waswas takut dilaporkan kepada Bima dan keluarganya dihukum. “Tunggu. Aku belum selesai bicara.” Sora menarik tangan Ayu. “Apalagi?” “Dari awal aku curiga kalau kau memang perempuan. Ditambah lagi kau sedikit lemah diantara kami.” “Jangan bertele-tele katakan apa maumu? Ingat kau berhutang budi padaku, aku yang menyelamatkanmu.” Ayu mencoba melepaskan genggama

