Hi, Jack! Surat ini membutuhkan waktu hampir sepuluh tahun lamanya untuk kutulis. Entah apa yang membuat hatiku begitu kaku untuk mengenangmu sebagai yang paling pilu. Ada sisi lain dari hatiku yang menolaknya keras-keras. Namun setelah kutelisik, rupanya sisi hati itu adalah sisi hati yang kau bangun untukku. Iya, kau yang membangun sisi hatiku yang penuh gemerlap lampu disko, lantai dansa, hingga hingar bingar pacuan kuda. Kau yang membangun mega maha dalam hatiku yang dahulunya gelap, runyam, kaku dan tak mudah tertawa. Semenjak perpisahan kita diujung katanaku sepuluh tahun lalu, hidupku benar berubah. Bagi On ji, mungkin sesederhana aku menjadi wanita tua yang sudut matanya keriput dan bibirnya tak lagi merah. Bagi anakku, yang seharusnya menjadi anak kita, Kobayashi Ko, mungkin han
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


