Terlepas dari kekecewaan di dalam hati Fidelya, wanita itu masih tetap berprasangka buruk kepada suaminya. Lelaki yang baru berstatus sebagai suaminya satu hari tersebut memang sejak awal tidak pernah menunjukkan ketertarikan kepada dirinya. Seharusnya sejak awal Fidelya sadar benar hingga dirinya tidak usah mengharapkan menjalani kehidupan rumah tangga seperti pernikahan pada umumnya. Lelaki itu mungkin menganggap Fidelya hanyalah istri pengganti dari mendiang istri Raymond yang telah pergi mendahuluinya ke pangkuan Sang Tuhan. Jantung yang bersemayam di dalam tubuh Fidelya berdetak begitu kencang setiap kali bertemu dengan Raymon. Tampaknya, Zwetta ingin menunjukkan kepada Fidelya bahwa cinta wanita itu masih hidup untuk Raymond meskipun tubuhnya telah terbujur kaku di bawah gundukan ta

