Sepeninggalan Audy dari dapur tempat di mana Fidelya bersama para pelayan sedang sibuk mempersiapkan jamuan makan malam teruntuk tamu-tamu istimewanya yang datang jauh-jauh dari Las Vegas. Mam Eve menyenggol pelan lengan Fidelya, tatapan kepala pelayan di kediaman keluarga Harvey terlihat sengaja menggoda nona mudanya. Fidelya menatap Mam Eve, kedua alisnya terangkat begitu melihat tatapan dari pelayan setia keluarganya menatapnya dengan pandangan menggoda. “Kenapa, Mam? Fidelya membuat kesalahan kah?” tanya Fidelya kepada Mam Eve. “Calon ibu mertua Nona Fidelya, sepertinya beliau sosok ibu yang baik untuk anak dan menantunya,” ucap Mam Eve mengulum senyumannya. Manik mata Fidelya terperangah beberapa saat. Detik selanjutnya Fidelya memalingkan wajahnya, mencoba menutupi semburat merah

