Ternyata bukan hanya Freddie yang menunjukkan raut wajah terkejutnya tatkala melihat Fidelya berada di ambang pintu ruang kerja Jordan Harvey. Fidelya juga sama terkejutnya karena mendapati ruangan ayahnya digunakan oleh orang lain selain ayahnya. Fidelya berniat menyambangi ayahnya, siapa tahu orang tua tunggalnya itu membutuhkan sesuatu di tengah aktivitas menyelesaikan pekerjaan kantornya. Sekaligus Fidelya ingin meminta maaf sekali lagi kepada ayahnya karena sudah menciptakan kekhawatiran mendalam di hati sang ayah. Rupanya malah sosok lelaki tampan yang berasal dari Las Vegas seseorang di balik pintu kokoh ruang kerja ayahnya bersama tangan kanannya, Freddie. Melihat kedatangan Fidelya ke sana, sontak saja Raymond berdiri dari tempat duduknya dan datang menghampiri Fidelya. “Kenapa

