69. Kecurigaan Devina

1049 Kata

Raihanah menggenggam erat gagang sikat yang dipegang olehnya, perlahan dia membuang nafasnya demi meredakan rasa malu yang ada di hatinya. "Kenapa kamu harus malu Hanah, semua manusia di hadapan Allah itu sama yang membedakan hanya iman dan takwanya," ucap Raihanah. Kemudian, wanita itu pun mengumpulkan kembali semangatnya untuk memulai pekerjaannya, dia mulai melanjutkan menyikat closet demi closet di dalam bilik toilet itu. Sementara itu Devina di ruangannya, baru saja duduk, dokter anak itu kembali mengingat sosok cleaning service yang dia temui tadi di toilet. "Siapa tadi namanya?" gumam Devina, mencoba mengingat nama yang dia baca pada nametag pegawai yang cleaning service tadi kenakan. "Raihanah ...." Devina yakin dengan nama yang dia ingat. Dokter anak itu menggeleng. "Tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN