95. Putri Lainnya

1518 Kata

"Ku dengar, kau memiliki kekasih." Affan membulatkan matanya, menatap tak percaya pada ayah mertuanya. "Apa?" tanya pria itu. 'Apa Devina yang memberitahukan soal Hanah?' tanya Affan di dalam hatinya. "Silakan, kau laki-laki, punya hasrat, tapi ... untuk menikah, aku tak izinkan, jangan sampai buat masalah!" ujar Yoga Haryadi. Affan menatap pada ayah mertuanya. "Aku, bukan pria yang suka bermain perempuan!" ujarnya. Yoga Haryadi tersenyum miring. "Bukankah, itu yang kau lakukan selama pernikahan dengan Selvy?" Pria paruh baya itu kemudian bangkit dan pergi menuju tepi jendela. Dia menatap pada area kolam renang di samping rumah. "Kolam itu aku buat, untuk membahagiakan putriku," ujarnya. Kemudian Yoga Haryadi menghela napasnya. "Malangnya nasib putriku, sepanjang hidupnya, belum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN