37 – Kok Bisa?

2237 Kata

“Malem bu boss…” sapa Nanda ketika baru saja memasuki rumah Fawnia dan melihat sosok sahabatnya itu turun dari tangga. Setelah melemparkan tas kecil, juga paperbag yang ia bawa ke atas sofa ruang tengah, Nanda dengan santainya melenggang menuju dapur dan langsung membuka lemari pendingin. “Anjirrr lah punya temen ratu tega banget, maksa banget suruh aku cepet-cepet nyampe sini, sampe belom makan.” gerutu Nanda setelah memeluk dan mendaratkan ciuman kecil pada kedua pipi sahabat yang ia rindukan beberapa bulan ini. Tak sungkan lagi berbasa-basi, Nanda lantas beralih ke dapur sambil memeriksa isi lemari pendingin. “Masak apa bi?” tanya Nanda pada asisten rumah tangga keluarga Fawnia yang berjalan mendekat. “Masak rendang mbak Nanda, mau saya siapin?” sahut asisten bernama Murni tersebut.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN