AJ#98 Pacaran

1773 Kata

“Saya hanya warga biasa di desa Awan profesor, kenapa anda sebegitu mencurigai saya? Saya udah bilang kalau saya ini pernah bekerja selama 2 tahun di kota, jadi wajar bukan kalau saya tau tentang itu? Saya selalu mengusahakan untuk belajar banyak hal, mencari tau hal-hal yang belum pernah saya dapat selama saya di desa. Apa jangan-jangan selama ini profesor menganggap warga desa itu hanya orang biasa yang bisa dengan mudah dibodohi?” tanya Austin dengan pandangan yang tak kalah tajam. Aku yang mendengarkan percakapan mereka hanya menggaruk tengkuk, bukan bidang aku yang bisa ikut bergabung dengan pembahasan kali ini. Tatapan profesor Hangga masih belum teralihkan dari Austin. Aku melihat ke arah mereka berdua dan nyatanya mereka terlihat enggan untuk menyudahi perdebatan masih berada dala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN