“Loh kak Azura kenapa gak hadir ya?” tanyaku saat semua anggota sudah hadir, tinggal kak Azura sendiri yang belum hadir, bahkan profesor Hangga udah duduk manis dari tadi di kursinya. “Saya keluarin dia dari sini, dia gak bisa profesional,” sahut profesor Hangga yang membuat aku mengerutkan dahi, terus bagian medis bakalan dipegang sama siapa? “Lah prof, terus yang bakalan gantiin Azura siapa?” Arvian menyuarakan pertanyaan yang ada di isi kepalaku, kalau gak ada bagian medis juga gak masalah buat penelitian ini, lagian gak terlalu berpengaruh sama penelitian ini. “Kita akan melakukan penelitian tanpa tenaga medis dengan risiko, kita harus melakukan pelaporan secara intensif ke bagian medis pusat. Sampai sini apa kalian faham?” tanya profesor Hangga. “Faham Prof!” serentak dalam satu s

