Di tempat lain.... Satria baru membuka matanya ketika matahari sudah hampir terbenam kembali. Dia terlalu over dalam berpesta tadi malam bahkan dia dan teman-temannya melakukan pesta sampai pagi. Jadi jangan ditanya berapa banyak minuman yang sudah dia tegak karena dia pun tidak mengingat sama sekali soal itu. Setelah berhasil mengumpulkan nyawa, Satria segera membersihkan diri. Dia harus bangun meskipun hari sudah akan kembali gelap. Getaran ponsel yang dia letakan di atas nakas membuat Satria berderap cepat untuk mendekat. Sebuah email dari detektif yang dia sewa. Otaknya langsung bekerja dan kesadarannya sudah kembali sepenuh. Satria membuka email tersebut dan membaca informasi yang di dapat detektif tersebut tentang penyebab kematian Mamanya. Saking fokusnya dia bahkan sudah menyera

