Oma Shirley

1272 Kata

Desti akhirnya keluar dari penjara. Wanita itu menatap ke arah langit. Hal yang selalu dia lakukan di dalam penjara. Dia menarik napasnya dalam-dalam lalu tersenyum miring. Kebencian di dalam hatinya bahkan belum hilang dan mendapat hadiah keluar dari penjara membuat kebencian itu semakin bertambah. Dia bahkan bertekad dalam hati kalau dia tidak akan pernah membiarkan kebencian itu sirna sampai salah satu dari mereka mati. Dewi yang hari ini menjemput Desti langsung menghampiri anaknya itu. Dia menggenggam lembut lengannya untuk membawanya ke mobil. Ketika mereka melangkah, suara seseorang yang familiar membuat keduanya menoleh. Di sana, dia melihat Dimas dan seorang wanita paruh baya berdiri dan menyambut keduanya dengan senyuman. Itu mamanya Dimas. Mereka mendekat dan Wanita itu lang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN