Arah jarum itu tepat berhenti di depan bar yang bersembunyi di belakang gedung pabrik industri. Rico sengaja memarkirkan mobilnya jauh dari area tersebut agar kedatangannya tak terdeteksi pihak lain, karena setelah ia amati mobil yang ia gunakan adalah mobil milik Mark dulu. Segera Rico membuka pintu mobil sambil ia menyimpan pisau dan senjata api di saku celana. Layar ponsel terus menunjukkan keberadaan nomor Rein dan ia langsung bergegas masuk melalui pintu belakang, karena pagar depan telah dijaga ketat oleh 3 penjaga. Rico ingin suasana ini tidak menimbulkan kegaduhan hingga mendatangkan pihak-pihak tertentu. Ruang redup yang mengarang langsung ke inti pesta terlihat meriah, Rico terus mencari di mana Rein dan ia sama sekali tidak menemukan tanda keberadaan Rein. Lalu

