BAB 15. -END

1517 Kata

  Hera terduduk di sisi ranjang, pikirannya berkelumat pada beberapa hal. Nampak serius memikirkan suatu hal. Ceklek>> Adrian membuka pintu kamar mandi, kakinya melangkah ke meja nakas, memakai sebuah pelembab pada wajahnya, lalu matanya melirik sang istri yang nampak begitu serius dengan wajah bingung. "Apa yang kau pikirkan? Humm... Apa ada sesuatu hal yang mengganggu pikiranmu? Kau bisa ceritakan padaku"ucap Adrian seraya ikut mendudukan dirinya di samping Hera. Adrian menyelipkan rambut ke belakang telinga Hera lalu meraih tangan Hera dan digenggamnya erat. "Katakanlah padaku"ucapnya lagi. Adrian merasa gelisah jika melihat Hera memiliki wajah khawatir dan gelisah seperti ini. "Aku... Memikirkan soal Jacob" Adrian terdiam, mulut nya terkatup rapat. Adrian merasa tak su

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN