“Sekarang jelaskan padaku, apa yang terjadi diantara kalian ?” Selepas Vhyung keluar dari kamar untuk mengantar wanita itu. Aku telah duduk dengan tangan yang terlipat didepan d**a. Memberinya tatapan yang cukup membunuh sebab aku mendengar sesuatu yang cukup ganjal setelah dia mengantar wanita gatal itu keluar dari kamar kami beberapa menit lalu. Kencan katanya ? yang benar saja. Apa tidak ada pria lain dimuka bumi ini selain suamiku hingga dia perlu menggodanya begitu. Padahal ada milyaran umat manusia, perlu ya menggoda suamiku begitu ? “Apa ?” tanya yang terdengar sangat bodoh itu membuatku malah semakin kesal padanya. Aku heran padanya. Apa dia betul-betul tak mengerti atau hanya sedang berpura-pura bodoh saja didepanku ? “Sekarang kau masih berani bilang apa ? padahal yang kutanya

