Untuk pertama kalinya setelah pernikahan kami, Vhyung kembali mulai menggeluti aktivitasnya sebagai seorang pria pekerja keras. Setelah mengabaikan telepon dari kantor, dan juga keluhan dari divisi timnya yang mengatakan jika ada banyak sekali pekerjaan yang terbengkalai karena Vhyung tidak mau barang sedetikpun meninggalkanku. Mereka memintaku untuk membujuknya bekerja. Jika saja aku tidak melakukannya mungkin hari ini pun tidak akan terjadi, dimana waktu baginya untuk melakukan sedikit perjalanan dinas lebih tepatnya tur untuk memamerkan hasil rancangannya untuk dilelang sama seperti yang kulakukan dulu bersamanya. Setelahnya dia merengek padaku karena katanya akan dilaksanakan seminggu penuh. Dia bilang akan sangat merindukanku dan dia tidak akan pergi jika saja bukan aku yang memintany

