Alasan

1543 Kata

“Oh.. akur ya..” aku bersiul lalu berseringai tatkala melihat dua pria itu mendekatiku dalam kondisi yang sama persis seperti pertama kali mereka meninggalkanku. Malah sebelum mereka mendekat seperti sekarang aku sempat melihat moment Vhyung dan Renji yang saling berjabat tangan. Mereka seperti dua orang yang habis melakukan transaksi dan negosiasi. Aku bersandar di dinding menunggu Vhyung mendekatiku, pria itu sedikit terkejut juga mendapati Miya ada disisiku dengan mata yang sembab. Apalagi Renji yang menatapku penuh selidik. Mungkin mantan suamiku itu berpikir jika aku sudah merontokan gigi kekasihnya. Tapi sayang tidak kulakukan, karena aku memang sedang baik hari ini. “Noir Kenapa—“ kedua pria itu hampir berbarengan bertanya padaku. Melihat perempuan itu sesegukan sepertinya keduany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN