"Aku gak tahu apa-apa. Please jangan pergi!" Alvaro menarik koper kecil yang ada di tangan istrinya. Dia sampai berlutut dan menjelaskan berulang kali, tentang hubungannya dengan Siera yang belum sempat dia ceritakan, tentang semua yang terjadi di antara mereka. Namun, Airish sepertinya sudah terlanjur marah. "Om selesain dulu deh masalah sama wanita itu!" Airish menepis tangan suaminya. Dia berjalan cepat meninggalkan kamar tempat dua bulan dia menghabiskan sisa malam. Meski tidak ingin melakukan itu, tapi dia harus. Airish kecewa. Sangat kecewa. "Irish, kamu bisa pegang kata-kata saya, kalau memang saya tidah tahu apa-apa dengan kehamilan Siera, pun sama tidak tahunya dengan yang terjadi setelahnya." Alvaro masih mengejar istrinya, dia menarik koper kecil itu, tapi tenaga Airish memb

