"Sa-satomi?!" "Suzuki Satomi?! Bagaimana kau...." Kedua mata Takashi membola, keningnya mengernyit. Ia menutup mulut yang refleks terbuka--karena saking kaget--dengan kedua tangan. Kedua netranya berkeliaran, mengitari seluruh ruangan dan menyadari bahwa ia sedang berada di kamar hotel. Takashi benar-benar tak mengerti bagaimana bisa dirinya berada di tempat itu dengan kondisi tubuh yang hanya ditutupi selimut dan ia tengah bersama seorang wanita yang mengaku sudah diperkosa olehnya. Hal lain yang tak bisa ia cerna lagi adalah bagaimana bisa wanita itu adalah Suzuki Satomi, figur yang pernah menjadi mantan pacarnya. Satomi terus terisak dan meminta Takashi untuk segera menikahinya. "Aku memang meminta Paman Saburo untuk mengatur pertemuan kita, Takashi. Tapi, aku tak pernah menyangka

