SEASON 2||BAB 12

2286 Kata

Tepat pukul satu dini hari Takashi terbangun dari tidurnya. Cuaca di luar sana yang dingin, ditambah suhu lantai porselen di bawah tubuhnya yang terasa menusuk hingga tulang, membuat tidurnya tak nyaman. Berkali-kali Takashi bersin, badannya meriang, dan hidungnya mulai basah. Ia sebenarnya sangat mudah diserang flu, tetapi demi bisa menghindari Satomi dirinya rela menahan rasa sakit. Takashi bangkit dari tidur. Ia berencana membuat secangkir kopi untuk menghangatkan tubuh. Saat hendak berjalan ke dapur ia tak sengaja mendengar suara Satomi yang seakan tengah berbicara dengan seseorang. Dirinya yang penasaran pun mendekati kamar untuk mencari tahu. Sosok bertubuh jangkung itu berdiri di depan pintu dan mendekatkan telinga ke papan penutup kamar tersebut. "Aku sudah mencoba banyak cara un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN