"Whaat?!" "What are you talkin' about?" Kedua mata Jill membola. Ia hampir saja menjatuhkan kaleng milk tea yang baru saja diraihnya dari atas meja. Untung saja Kazuma dengan cekatan meraih benda itu sebelum terjadi benturan antara logam silinder putih s**u itu, yang terdapat merek berwarna biru, dengan meja kaca di bawahnya. Jill sangat syok dengan apa yang disampaikan Takashi. "Calm down, Honey." Kazuma berusaha menenangkan istrinya yang mendadak gemetar karena menahan amarah. "Aku akan jelaskan, Jill." Takashi menatap Jill dengan serius, kemudian menunduk sambil menangkupkan kedua tangan di wajahnya, memohon agar Jill memberikan kesempatan terlebih dahulu sebelum wanita bule itu melanjutkan amarah. Takashi sudah menduga bahwa Jill akan kaget. Ia sadar bahwa itu adalah hal yang nor

