Di tempat Lain Samuel mendengar suara seseorang di dalam. Setelah mencari pintu masuk dan dengan mudah membobol satu jendela, ia masuk bersama bodyguard. Tempat itu sangat gelap, dia harus berjalan dengan perlahan untuk mencari suara itu. Tidak jauh dia melihat kakaknya berhasil masuk dari pintu samping. Kakaknya itu memberikan tanda untuk menaiki tangga. Samuel mengangguk dan mengikuti kakaknya itu. Mereka semakin mendengar suara teriakan yang terdengar semakin kencang. Fabian menghentikan langkahnya saat ia mendengar suara itu menjadi sunyi. Setelah yakin aman mereka kembali menaiki tangga dan masih berhati-hati mereka mendengar suara seorang pria yang berteriak. “Dia pantas mati! Bukankah kamu ingin bersama dengannya selamanya?” tanya seorang perempuan.” Aku akan mengabulk

