chapter 19

989 Kata

Lauren memilih naik ke atas, setelah tamu sudah hampir habis dan dia sudah sangat lelah. Lauren melepaskan gaunnya dan memasuki kamar mandi. Berendam di jacussi sangatlah menyenangkan. Rasanya tubuhnya yang sudah kaku, kini ia bisa merengganggkannya. Setelah beberapa waktu ia merendam tubuhnya, Lauren beranjak dari jacussi dan berjalan ke shower, tubuhnya terguyur air hangat dan dengan jemarinya ia membasuh sekujur tubuhnya. Baru saja saja Lauren ingin mematikan shower, dia merasakan jemari Fabian memeluknya dari belakang dan bibir pria itu yang sudah mengecup bahunya. Lauren merasakan hangatnya jemari Fabian menyentuh tubuhnya bersamaan dengan air hangat yang masih mengguyur tubuh mereka. Tangan Fabian menyentuh pada titik-titik sensitif di tubuh Lauren dan membuatnya mengerang. Bahkan bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN