Sabtu pagi, rumah Raden sudah kembali dikagetkan dengan aksi reaksi Sherina yang tumben tumbennya bangun pagi apalagi ini termaksud hari libur. Baik sebelum atau sesudah Sherina hilang ingatan, kebiasaan bahwa setiap hari libur Sherina akan bangun siang. "Kamu ngapain dek?" pertanyaan Ajeng adalah sambutan bagi Sherina yang baru saja keluar dari kamarnya, Sherina yang sudah tidak mengantuk bahkan belum mencuci wajahnya sudah sangat berseri - seri langsung tersenyum melihat Ajeng yang tengah berjalan menuju dapur "Bangun?" jawab Sherina yang malag seperti pertanyaan "Yeeee, bunda juga tahu kamu bangun. Cuma kok tumben" Sherina memilih abaikan ucapaan Ajeng dengan senyum lebar yang dipaksakan, kemudian meninggalkan Ajeng "Guten morgan smash semuanyaaaaaa" sapaan pagi yang terlalu ce

