PART 61

1685 Kata

PART 61 “KUCING ITU BISA saja terlihat menyedihkan, tapi apa kau tidak memikirkan dirimu sendiri?” ibu menggerutu kesal. Lalu dia menatap aku serius. “Kau harus ingat, Muse. Tidak semua kucing benar – benar menyedihkan di dunia ini. Kau mengerti itu?” Aku tidak pernah mengerti apa yang ibu katakan saat itu. Aku pikir, mungkin ibu sedang tidak enak badan? Atau mungkin ibu sedang ngawur sebab melihat aku yang penuh luka dan sakit. Atau mungkin, ibu lupa kalau aku ini selalu sulit menafsirkan premis, dan selalu terlambat dalam mengerti beberapa hal. Jadi, aku hanya terdiam saat ibu sibuk mengobati luka di kaki aku. Dia terlihat sangat serius, apa lagi saat dia meraih botol alkohol dari dalam kotak first aid kit dan menatap aku lekat. Dia mengangkat dua alisnya ke atas, seperti bertanya jika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN