*** "Kamu mau beli apa untuk dibawa pulang?" tanya Agam setelah satu gelas air putih melewati tenggorokannya. Almeera sedang me-lap tangannya. Mereka singgah di pinggir jalan. Tempat perhentian mereka adalah tempat yang seringkali Almeera dan teman-temannya singgahi. Ada ayam geprek kesukaannya. Level pedas paling tinggi. Awalnya Agam tak mengerti kenapa pemilik kedai menyambut Almeera seperti sudah kenal cukup lama. Saat istrinya menjelaskan bahwa dirinya sering berkunjung untuk sekedar memesan ayam kesukaannya, Agam mengangguk mengerti. Almeera menatap Agam "pesan saja kalau nanti lapar. Sekarang udah kenyang banget." katanya senang. "Ya sudah. Ayo pulang. Kita ke apart kamu." Ajak Agam. Almeera bangkit dari duduknya, melangkah mendekati si Abang pemilik kedai. Semua itu tak lepas d

