TUJUH BELAS

1704 Kata

Arissa tengah berada di kamar Irene ketika sebuah panggilan masuk ketelepon selulernya dan nama Mario adalah yang muncul disana. “Halo,” sapanya tidak membiarkan Mario menunggu lama agar sambungan telepon mereka terhubung. “Kamu dimana?” Tanya Mario dari seberang sana. “Kata Eline kamu langsung pulang dari pengadilan tadi.” “Iya memang langsung pulang kok.” Jawab Arissa, “tapi aku langsung ke apartemen Irene buat ngambil sesuatu.” “Rekaman CCTV?” Arissa tidak langsung menjawab karena matanya menangkap sesuatu yang janggal pada lampu yang menggantung di kamar tersebut. “Kak Mario, apakah apartemen Irene sudah diperiksa semuanya” Arissa mengabaikan pertanyaan Mario karena dia lebih tertarik dengan sesuatu yang mungkin luput dari pemeriksaan polisi saat datang kesana. “Menurut laporan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN