Sejenak mata Arissa mengelilingi ruang kosong berbentuk itu, hanya ada beberapa benda saja disana. Selain koper yang digunakan untuk mengangkutnya tadi hanya ada 2 kursi, satu sofa di sudut ruangan dan sebuah meja saja disana. Saat ini Nouvita sedang berada di sofa, menumpukan dagunya dilututnya dengan tangan yang memeluk kedua kakinya. Sedang matanya sedang menatap kosong pada dinding didepannya. “Katakan padaku, apakah memiliki keluarga yang sempurna itu enak?” Mata Arissa yang tadi sibuk melihat sekeliling untuk melihat apakah ada sesuatu yang bisa digunakannya untuk menyelamatkan dirinya kembali terfokus pada Nouvita. Dipandangnya lama wanita itu sebelum memberikan jawabannya. “Memiliki keluarga sempurna tidak menjamin kebahagiaan seseorang karena kebahagiaan itu berasal dari diri
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


