Bab 11 : The First Brunch

2118 Kata

Kania merasa hidupnya sial sekali, namun ia tidak bisa berbuat banyak selain menerimanya dengan lapang d**a. Maka pada acara makan siang pertama ini, Kania mencoba bersikap tenang dengan berbaur bersama yang lain. Elegan, tapi penuh canda tawa yang menyegarkan suasana. Kamuflase yang hebat karena sejujurnya, sejak tahu kebenaran itu Kania masih belum siap jika harus semeja begitu cepat dengan Segara. Ya sepersis seperti sekarang. Huft. Namun, di sinilah pada akhirnya Kania berlabuh. Satu meja makan dengan dua orang perancang sportwear, sekretaris perusahaan, Orion, dan juga Segara. Iya, pria itu. Mereka kini sedang menyantap beberapa hidangan daging yang terKania di tempat ini. Barbeque yang bestseller, iga bakar, dan bebek madu sambal gula merah, terhidang di atas meja tersebut. Rasa dar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN