Mereka terjebak hujan dan berakhir di dalam rumah baru ini. Setelah berkeliling rumah yang berlantai dua, hujan tiba-tiba turun mengguyur kota. Keisha menatap satu persatu tetesan air hujan yang turun dari langit, menengadah untuk memperjelas pandangannya. Mata milik Keisha mengerjap ketika cahaya kilat mampu mengagetkan Keisha. Tidak berapa lama bersahutan dengan suara petir yang menggelegar. Kali ini dua kali lipat mengejutkannya. "Hei." Tubuhnya dipeluk dari belakang. Keisha tersenyum ketika mengetahui siapa pelaku itu. Gadis itu memegang kedua tangan yang melingkar di di atas bahunya. "Kenapa di depan jendela? Ntar ada petir lagi kamu pasti kaget," bisik Doni. Keisha merasa geli ketika hembusan napas Doni menerpa telinganya. "Cuman mau lihat hujan aja. Kepengen mandi hujan, tapi tak

