Sudah seminggu sejak kunjungan Tara ke rumah Arkan, kini hubunganya dengan Arkan maupun keluarganya jadi semakin dekat, Arkan jadi lebih sering mampir ke rumah Elena hanya untuk sekedar bertemu Tara atau izin mengajaknya jalan-jalan, tapi tidak untuk hari ini, sebab hari ini Elena menjemputnya lebih awal dan langsung membawanya ke restoran "PAPA" Devano yang mendengar teriakan melengking Tara berjengit kaget, "Huh, papa kira tuyul ngagetin aja" ucap Devano sambil mengelus dadanya, "Hehe maaf pa" ucap Tara merasa tidak enak "Kenapa Tara, tumben kesini?" tanya Dev "Kenapa? Emangnya gak boleh" sekali lagi Devano mengusap dadanya sabar, tidak kaget lagi dengan bocah kecil yang terlampau pintar ngomong itu "Nggak bukan gitu maksud papa, sensi amat" "Tara kan kangen papa" lirihnya sambil

