"Namanya Utara? Dia anak kita kan?" kalimat Arkan membuat emosi Elena memuncak seketika, wanita itu menurunkan Tara dari gendonganya dan membalikan tubuhnya menghadap Arkan, "Maaf mungkin yang anda maksud ANAK saya" ucap Elena disertai tekanan di kalimat terakhirnya, Arkan tidak menggubris perkataan Elena dan malah berjalan mendekti Tara, reflek Elena menyembunyikan Tara di belakangnya, Arkan yang mengerti menghentikan langkahnya dan menatap sendu kearah mereka berdua, "Dia juga anaku Len" "Dia bukan anak lo, Tara anaku, cuma anaku" tegas wanita itu "Terserah kamu mau bicara apa, tapi faktanya memang akulah ayah biologisnya, memang apa salahnya jika aku pengen meluk dia," lirih Arkan "Apa salahnya? Lo bilang apa salahnya? COBA LIHAT KE MASALALU BARU LO TANYA KE GUE APA SALAHNYA" kat

