59

1719 Kata

“Sorry Bro, dia sama gua.” ujar Aryo kepada cowok yang tadi itu. Cowok tadi pun mengangguk dan doa pergi. Itu membuat Aryo menjadi sedikit lega juga. “Hai, gua Aryo. Mau gabung di table gua? Daripada lo bikin table sendiri ya gua khawatir aja kalo nanti lo banyak yang manfaatin.” ujar Aryo kepada Alana itu. “Gua Alana. Table? Meja? Maksud nya gimana? Ah iya gua paham. Boleh emang nya gua gabung?” tanya Alana kepada Aryo dan Aryo mengangguk saat ini. “Boleh dong, yuk ikut sama gua.” ujar Aryo krpada Alana dan mereka pergi. Mereka berdua tidak tahu bahwa sedari tadi Alana datang ke sana sebenar nya sudah ada yang memotret Alana. Orang itu pun tersenyum dengan senang karena ternyata ia dapat menemukan kelemahan dari anak terpintar di sekolah nya itu. “Mampus lo Alana, gumana Mei? Udah d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN