Beli Pembalut

1210 Kata

"Pak Malu," cicit Abel sambil berusaha menutupi noda darah di bagian tubuh belakang. Edgar awalnya tidak paham, dia memilih diam dan tetap berjalan santai. Jika lama berada di jalan dengan Abel berada di gendongannya bisa encok mendadak. Edgar tidak mau itu terjadi. "Pak ih, peka dikit kenapa si!!!" Kurang peka apa Edgar? Lontong sayur dibayarin. Minum dicariin, sakit perut di gendong. Abel masih bisa ngomel dan bisa Edgar tidak peka. Wahhh, dosakah melempar istri sendiri? Dosa Pak, dosa!!! "Mau peka gimana lagi Abel? Lama-lama darah tinggi saya kumat karena kamu." Jangan sampai itu terjadi, Abel tidak mau janda di usia muda. Adegan plus-plus bahkan belum dia dapatkan. Haha. Dasar otak Abel! "Pinjamin jaket Bapak lah, saya malu ini." Edgar kembali mengalah, tidak lucu mereka bergelu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN