Sadap

1047 Kata

“Saya serahkan sama Pak Edgar ya," "Baik Pak, saya akan berusaha semaksimal mungkin." Edgar dapat bernafas lega ketika rapat panjang yang hampir memakan waktu cukup lama selesai. Dia kembali ke ruangan untuk beristirahat. Edgar merogoh saku celananya, dia tidak menemukan alat yang tengah dicari. Ya mungkin ada di dalam tas, atau ketinggalan di meja kerja. Edgar buru-buru ke ruangan, bisa saja ada beberapa informasi penting apalagi dia sudah rapat sejak kakinya sampai di kampus. Ya rapat yang diadakan memang tidak mendadak, hanya saja Edgar lupa sehingga dia terkesan buru-buru. Apalagi rapat kali ini bukan rapat biasa melainkan penggantian struktur kampus. Edgar diberi amanah menjadi ketua peningkatan mutu jurusan, bagaimana dia bisa santai saat ini. Sebenarnya dia tidak ingin mendapat j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN