“Emang beda ya kalau sultan nikah.” Gean yang baru menyalakan rokok di antara bibirnya itu melirik kecil pada Akbar yang tengah membalikkan kartu undangan. Kartu undangan dengan lebar 5 cm x 5 cm itu dipegang Akbar dengan kepalanya yang terus menggeleng kecil. Gean sudah menyangka rekasi lelaki itu yang berlebihan. Ia juga sudah tahu apa yang akan dikatakan para teman Fera yang lain. Dan masalah undangan, karena sempat ribut kemarin, Fera dan Gean sama-sama belum memberikan undangan khusus kepada para temannya. Alhasil, dirinya baru bisa memberikan undangan itu hari ini. “Beda gimana? Sama aja,” jawab Gean dan mengambil satu undangan lain dan diberikannya pada Agung yang baru saja duduk bersama dengan Suzi. “Seinget gue nih, ya. Yang namanya undangan tuh paling kecil aja 10 senti. K

