The Day (4)

1615 Kata

Ceklek. “Fera udah siap?” Gadis dengan gaun putih di atas tempat tidur itu menolehkan kepala. Melihat ke arah Viona yang tampak habis berlari. Padahal jarak villa dan gedung pernikahan hanya bersebrangan. Melihat kecemasan gadis itu, Fera segera bangkit dan berjalan bersama dengan Angel. Ia tahu maksud kedatangan Viona. Yang tentu saja untuk memanggilnya ke dalam gedung. Awalnya Fera tidak merasa apapun. Tidak ada rasa takut atau gugup. Namun begitu kakinya melangkah keluar dari ruang ganti, seperti disambar sebuah aliran listrik, Fera membeku diam. Tangannya mulai mendingin dan langkahnya mulai memelan. Fera takut akan terlihat tidak seperti perempuan. Mungkin di depan orang tuanya atau Gean saja, itu tidak masalah. Tapi sekarang ada banyak tamu dan kerabat Gean. Ia tidak bisa menghan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN