Chapter 38

837 Kata

Suasana terasa canggung.. gue dan Fabian tengah makan disebuah pondok tepi pantai.. jika saat ini kami tengah berlibur tentu akan terasa romantis.. tapi sayangnya tidak.. karna kami berada dalam situasi penuh masalah.. Kami sama-sama terdiam.. makanan yang kami pesan sudah habis tak tersisa.. tapi masih belum ada satu kata pun yang keluar dari mulut gue mau pun Fabian.. Gue pun menyerah.. diam takkan menyelesaikan masalah.. "Lo bilang lo kesini buat tanya kenapa gue minggat.. klo lo diam ajah Fabi..?" Muka Fabian sempat terlihat terkejut lantaran gue tiba-tiba bicara.. tapi dengan cepat ekspresinya kembali datar.. "Gue lupa! Sial! Cerita lo sekarang!!" Tiba-tiba doi memberi perintah.. jiwanya udah balik kebadan kayaknya.. Gue pun tersenyum kecil.."jangan disini.. yok ketepi pantai..

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN