BAB 35 - MULAI SIBUK

1977 Kata

Viany menatap punggung tegap di depannya dengan wajah riang. Ternyata, seberapa kagumnya dengan letda Arif, kedatangan Raga di depannya jauh lebih menarik. Buktinya, Viany buru-buru mendekat ke arah Raga lalu memeluk laki-laki itu. Entahlah, sifat manja itu selalu Viany tunjukkan kepada Raga meski mereka berdiri di depan umum sekalipun. Rasanya dia sangatlah merindukan Raga apalagi suami tercintanya itu sedang sibuk akhir-akhir ini dengan beberapa tugas dari atas. Raga masih menyambut sebuah pelukan hangat dari Viany, agak tidak enak juga dengan Arif yang hanya bisa tersenyum kikuk karena bingung dengan posisi dirinya. Ingin pergi salah, tapi jika tidak pergi juga salah. Dia jadi bimbang sampai terlihat sekali di wajah tampannya. Ah, bahkan banyak orang yang bilang padanya seperti itu. So

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN