"Kenapa enggak bilang sama adek sih, mas? Adek ini apa sih, mas? Kenapa masalah sepenting ini sama sekali eenggak mas ceritain sama adek. Luka mas sampai kering begitu bahkan adek sama sekali enggak tahu." Raga mengelus kepala Viany pelan ketika perempuan itu menangis di dalam pelukannya. Lebih tepatnya Viany sedang menyalahkan dirinya karena tidak tahu jika Raga terluka karena tugasnya kemarin. Seminggu telah berlalu dengan aman dan damai karena kedua keluarga mereka tidak saling berebut kembali karena memang Viany tinggal di rumah keluarga besarnya atau keluarga Notonegoro. Kedua belah keluarga sepakat untuk tidak mempermasalahkan karena takut terkena amukan Raga yang sudah mengancam akan membawa Vigara pulang ke rumah dinas mereka di Surabaya. Jadi, mereka semua berusaha untuk akur mes

