Ujian kenaikan kelas sudah mereka laksanakan selama satu minggu lalu. Kali ini semua murid datang bersama orang tuanya untuk mengambil daftar nilai, dan pengumuman kenaikan kelas. Hanya khusus anak inti saja yang bisa mengambil daftar nilai secara pribadi. Theo dan Vivi berjalan menuju ruangan guru untuk menemui wali kelas masing-masing. “Yang, liat Oris ama Rhea gak sih?” tanya Vivi sambil celingukan melihat ruangan guru. “Kamu cari siapa Viana?” tanya wali kelasnya. “Rhea, Pak. Anak IPA,” ujar Vivi. “Ngapain kamu cari anak IPA di sini?” tanya wali kelasnya lagi. “Kangen aja ,Pak.” “Kamu ternyata … baiklah, saya tidak akan mengganggu, tetapi akan lebih baik jika kamu berjalan di jalan yang lurus, Viana,” jelas wali kelas Vivi. “Yang! Pak Edi ngirain gue belok nih! Kan gue masih su

