The.Vi - 108 End

1127 Kata

Sakit … itulah yang kini dirasakan oleh Theo. Tanpa ada penjelasan, tanpa ada kata perpisahan. Vivi pergi entah kemana, bersama status mereka yang masih baik-baik saja. Seluruh penjuru Jakarta ia datangi, bahkan ia melihat jadwal penerbangan melalui maskapai milik ayah Vivi. Theo sedang duduk di sebuah kursi pesawat, menunggu pesawat itu turun dan ia bisa menghampiri kekasihnya. “Gue gak akan lepasin lu!” Wajah Theo terlihat memerah semenjak mengetahui kekasihnya tidak ada lagi di rumah itu. rumah yang kini kosong dan terkunci rapat itu, membuat Theo semakin kalut dan hancur. Pagi ini, Theo menghubungi Vivi melalui telepon, tetapi tidak ada jawaban. Bahkan nomor telepon yang biasa Vivi gunakan sudah tidak lagi aktif. Perasaan khawatir dan gelisah menggeluti diri cowok itu. beberapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN