Theo dan Vivi sudah berada di depan pintu masuk hutan belakang sekolah. Theo sedang menunggu kedatangan adiknya yang masih belum juga menampakkan diri. Merasa khawatir, Theo menghubungi Milana agar segera menemui dirinya di pintu masuk hutan. Vivi sedang berdiri di samping Theo tanpa merasa takut sekalipun. Ya, karena Vivi sudah sering diajak Theo untuk mendaki gunung atau sekedar kemah. Sementara cewek di samping Vivi terus melingkarkan tangan padanya. Siapa lagi jika bukan Rhea. Cewek yang selalu memilih menempel pada Vivi daripada sang kekasih. “Rhe, lu yakin gak mau nempel ke Oris?” tanya Vivi. “Gak mau! Oris kalo takut salah baca do’a,” ungkap Rhea. “Salah gimana?” tanya Vivi yang ingin tahu. “Ris, kamu dulu waktu takut baca doa makan iah?” ujar Rhea mengingatkan. “Kamu kok buka

