Pagi ini, seperti yang sudah Vivi prediksi. Berita tentang kehamilan palsu itu tengah dibicarakan di dalam sekolah. Beberapa murid menatap jijik pada Vivi, sementara Ghea dan Dinda berlari mendekati Vivi untuk meminta penjelasan. Mereka terlihat percaya dengan berita hoax itu. “Cap, serius? Apa yang ada di web sekolah itu?” tanya Ghea. “Lu percaya?” tanya Vivi dengan santai. “Kagak sih, cuman gue penasaran aja.” Vivi tersenyum kecil mendengar penuturan temannya itu. ia menepuk pundak Ghea seraya berjalan menuju ruang kepala sekolah bersama Theo. Tok Tok Tok Ceklek “kalian sudah datang, masuk sini.” Pak Pea terlihat menahan diri untuk tidak langsung menghakimi muridnya itu. “Ada yang bisa saya jelaskan di sini?” tanya Vivi. “Berita yang ada di website sekolah, siapa yang menyebar

